Tradisi Musim Panas di Jepang
By : reitza haikal
Mengenal
Tradisi Musim Panas di Jepang
Musim panas
di Jepang berlangsung dari bulan Juni hingga Agustus. Di mana-mana
masyarakat mengadakan matsuri (festival) musim panas. Festival
musim panas disebut Tanabata.
Setiap wilayah di Jepang merayakan Tanabata
dengan ciri khas masing-masing. Tetapi pada dasarnya adalah untuk merayakan
pertemuan Putri Shokujo/Orihime (personifikasi bintang Vega) dengan Pangeran
Kengyu/Hikoboshi (personifikasi bintang Altair) pada malam tanggal 7 Juli.
Sedangkan festival Tanabata yang diadakan di daerah pertanian lebih
dimaksudkan untuk pensucian diri dalam rangka untuk persiapan menjelang
festival Obon.
Menjelang festival Tanabata, tiap orang
menyiapkan hiasan tanzaku yang digantungkan pada dahan pohon
bambu. Tanzaku adalah guntingan kertas 5 warna (merah, biru, kuning,
putih dan kuning muda) yang berisi tulisan puisi pendek. Namun biasanya orang
menuliskan permohonan atau cita-cita dengan harapan dapat dikabulkan oleh
dewa yang akan turun dari langit. Dulu, kaum wanita khususnya remaja puteri
berdoa agar mereka diberi ketrampilan seni kerajinan tangan seperti Puteri
Orihime. Selain tanzaku ada pula untaian pita-pita untuk
melambangkan benang tenun Puteri Orihime, yang digantungkan pada
bola kertas. Festival Tanabata yang terbesar di Jepang adalah Sendai
Tanabata pada tanggal 6 Agustus.
Liburan musim panas termasuk liburan panjang.
Sekolah-sekolah libur mulai tanggal 22 Juli hingga 31 Agustus. Selama liburan
musim panas, sekolah mengadakan acara berenang di kolam sekolah selama 2 minggu
bagi tiap kelas yang dilakukan secara bergilir. Pada liburan musim panas,
kolam renang umum dibanjiri pengunjung. Demikian pula area perkemahan, pantai
dan pegunungan. Termasuk gunung Fuji/Fuji-San/Fujiyama
yang selalu dipenuhi para pendaki setiap musim panas tiba. Kebetulan saya juga
pernah sampai ke puncaknya. Sampai 2 kali malah..
Puncak liburan musim panas adalah sekitar minggu
kedua bulan Agustus dimana kantor-kantor memberikan cuti Obon bagi tiap
pegawai. Ada yang hanya 4 hari, tapi ada juga yang sampai 2 minggu.
Obon berasal
dari bahasa India kuno yaitu Uranbana yang berarti penderitaan yang tak
tertahankan dari seseorang di alam baka akibat digantung terbalik. Menurut
kepercayaan agama Buddha, bila kita membayangkan nenek moyang atau keluarga/kerabat
kita yang sudah meninggal menderita seperti itu, maka kita wajib untuk berdoa
agar mereka diberi keringanan atas penderitaannya.
Saat Obon, berbagai acara diadakan
seperti Bon-odori (tarian Obon), Hanabi-taikai (pesta
kembang api) dll.
Secara resmi, Obon diperingati pada tanggal
13 hingga 16 Agustus. Seperti di Indonesia, orang-orang pulang kampung untuk
menengok orang tua, keluarga atau kerabat sehingga terjadi “Obon-rush”, dimana
jalan-jalan macet, kereta listrik, bus, pesawat penuh penumpang. Tapi
akhir-akhir ini orang Jepang mulai suka merayakan Obon dengan pergi
berlibur ke luar negeri.
Menurut sejarah, Obon mulai dirayakan pada
tahun 606 di kalangan keluarga Kaisar Tenno. Namun mulai jaman Heian-Kamakura-Edo,
Obon dirayakan secara meluas di kalangan masyarakat umum. Saat itu
orang-orang mengunjungi sanak saudara atau kerabat dengan membawa bingkisan.
Mirip dengan yang dilakukan orang Indonesia, khususnya di daerah pedesaan saat
Lebaran. Perilaku ini disebut Bonrei yang berarti ucapan terima kasih
kepada leluhur atau orang yang dihormati. Saat ini bonrei lebih dikenal
dengan o-chuugen (bingkisan pertengahan tahun). Biasanya menjelang Obon
orang Jepang mengirim o-chuugen kepada kerabat maupun atasan mereka.
http://www.AsianNetBisnis.blogspot.com
Di Jepang,
terdapat banyak jenis festival musim panas yang terkait dengan budaya dan adat
tradisional, jumlahnya tidak terhitung. Di postingan kali ini, kami akan
memperkenalkan beberapa festival besar dan terkenal untuk pariwisata Jepang.
Bagi teman-teman Jepang: Silahkan saling berbagi
informasi kepada teman-teman Indonesia mengenai festival-festival lokal yang
menarik dari daerah kalian.
- Tiga festival musim panas terbesar di Tohoku
① Festival musim panas diselenggarakan di berbagai
daerah di perfektur Aomori pada awal bulan Agustus. Festival ini pertama kali
diselenggarakan pada abad ke 18.
Dua festival yang terkenal adalah Aomori Nebuta dan
Hirosaki Neputa yang juga tercatat sebagai “Important Intangible Cultural
Heritage” pada tahun 1980.
Nebuta adalah 3 dimensi sedangkan Neputa berbentuk kipas dimana bagian
depan disebut dengan Kagami-E dan bagian belakang disebut Miokuri-E yang
dihias dengan lukisan.
② Festival Akita Kantou diselenggarakan
di kota Akita, Perfektur Akita pada tanggal 3-6 Agustus. Festival ini memiliki
sejarah lebih dari 250 tahun yang lalu.
Bentuk dari Kantou
menyerupai batang padi dimana lentera-lentera dirangkai seperti jerami dengan
serangkaian padi. Orang-orang membawa Kantou di dahi, di pundak atau
pinggang sambil berdoa untuk panen yang melimpah. Jenis Kantou Owaka
adalah yang terbesar dengan 46 lentera dan beratnya kira-kira 50kg.
③ Festival Tanabata di Sendai
Festival
budaya Tanabata di kota Sendai, Perfektur Miyagi adalah festival
Tanabata terbesar di Jepang. Festival ini diselenggarakan pada awal bulan
Agustus (bulan Juli pada kalender Qamariyah).
Festival ini
mulai terkenal pada abad ke 16 yang dipelopori oleh raja feudal Date Masamune.
Hiasan yang dipakai saat ini berasal dari gaya Edo. Festival ini
diselenggarakan untuk memanggil arwah Dewa Ladang Padi.
Dalam
sejarah festival Tanabata, terdapat legenda sebuah cerita cinta antara
Ori-hime dan Kengyu, mereka hanya bisa bertemu sekali dalam setahun yaitu pada
hari Tanabata.
- Tokyo
Hal yang
paling menarik di Tokyo adalah menara penyiaran tertinggi di dunia “Tokyo Sky
Tree” dan pesta kembang api di sungai Sumida.
- Kyoto
Gion Matsuri adalah festival musim panas kuil Yasaka yang merupakan salah satu
festival terbesar di Jepang selain Osaka Tenjin Matsuri dan Tokyo Kanda
Matsuri. Festival ini memiliki sejarah yang panjang dari 1,100 tahun yang lalu
dan pastinya sangat mengagumkan.
- Osaka
Tenjin
Matsuri telah menyebar luas dari Kuil Tenjin atau TenmanGu
ke seluruh Jepang. Festival ini dirayakan untuk Sugawara Michizane yang
dinobatkan sebagai Dewa Pengetahuan (God of Studies).
Osaka
Tenman-gu adalah kuil ternama dan menyelenggarakan festival
ini sekitar tanggal 25 Juli bertepatan dengan hari kematiannya. Festival ini
juga memiliki sejarah yang panjang kira-kira lebih dari 1,000 tahun yang lalu.
- Shikoku
① Pulau Shikoku terdiri dari 4 perfektur
yaitu Tokushima, Kagawa, Ehime dan Kochi. Terdapat banyak sekali festival musim
panas di Pulau Shikoku ini dan hampir semua festival ini memiliki potensi yang
bagus untuk pariwisata.
Tokushima
Perfektur (dulu disebut Awa) adalah tempat lahirnya tari Awa “Awa Odori” yang
termasuk dalam festival BON. Sejarah festival ini ada sejak 400 tahun yang lalu
biasanya diselenggarakan pada bulan Agustus, khususnya di kota Tokushima,
penyelenggara Awa Odori terbesar kemudian menyebar ke seluruh area di
Jepang.
Tim Odori
(tim tarian) disebut sebagai Ren. Ada banyak sekali tim Ren, baik
penonton maupun penari sama-sama bersemangat dan menyukai festival Awa Odori
ini.
② Yosakoi Matsuri adalah festival
musim panas yang diselenggarakan di Perfektur Kochi (dulu disebut Tosa) pada
tanggal 9-13 Agustus di kota Kochi..
- Kyushu & Okinawa
① Di Kyushu juga terdapat banyak
fesitval musim panas. Berikut kami perkenalkan satu festival yang paling
membangkitkan semangat yaitu Kokura Gion Daiko. Festival ini
diselenggarakan pada bulan Juli di Kota Kita Kyusyu, Perfektur Fukuoka.
Festival ini pertama kali digelar pada tahun 1618 kira-kira 390 tahun yang
lalu. Festival besar lainnya di Fukuoka yaitu Hakata Gion Yamagasa dan Tobata
Gion Ooyamagasa.
② Festival untuk menyambut
pulangnya roh nenek moyang pada bulan Juli di Okinawa. Anak-anak muda menari
dan memukul drum sambil meneriakkan “Ei-Sa-“. Festival semacam ini juga
diselenggarakan di negara lain di Asia.
Terdapat
banyak sekali festival di Jepang yang belum kami sebutkan, namun kami akan
mengupasnya di artikel yang akan datang.
Sepanjang
tahun di Jepang dipenuhi dengan festival-festival yang menarik. Kita tentu
telah sangat akrab dengan banyaknya hari libur di Indonesia. Di Jepang kita
akan menjumpai jumlah hari libur yang kurang lebih sama banyaknya. Sebagian
besar hari libur itu adalah untuk memperingati festival yang secara rutin
digelar tiap tahun secara turun temurun, yang slah satunya adalah festival
musim panas. Sebuah perpaduan yang sangat indah antara masa lampau dengan masa
kini, manakala melihat rombongan gadis berkimono melenggang di tengah rimbunan
gedung pencakar langit, dan ribuan orang berjas rapi di kawasan kota Tokyo.
9. Festival
musim panas di jepang
1. Tanabata
Asal-usul
festival ini sangat menarik untuk diceritakan, bermula di Tiongkok dan diperkenalkan
kepada masyarakat Jepang pada jaman Nara. Kisahnya bermula pada cerita cinta
dua manusia bernama Altair (Hikoboshi) dan Vega (Orihime), bintang tercerah
dalam rasi bintang Lyra
Hikoboshi
adalah seorang penggembala sapi, sedangkan Orihime adalah seorang putri yang
memiliki kepandaian menenun. Mereka menelantarkan pekerjaan mereka karena cinta
tersebut, dan hal ini membuat Raja Langit marah sehingga memisahkan mereka
berdua menggunakan sungai Amanogawa. Orihime dan Hikoboshi hanya dapat bertemu
pada malam ketujuh bulan ketujuh setiap tahunnya, melewati sebuah jembatan
ajaib. Jika pada malam tersebut terjadi hujan, sungai yang memisahkan mereka
akan meluap dan mereka harus menunggu hingga tahun depan untuk kembali bertemu.
Salah satu
tradisi yang paling terkenal adalah menulis tanzaku, permohonan dan impian yang
dituliskan di atas selembar kertas atau potongan kayu dan digantungkan pada
batangan bambu. Setelahnya, permohonan-permohonan ini akan diapungkan di sungai
atau dibakar pada tengah malam, dengan tujuan agar segala sesuatu yang buruk
segera berlalu. Harapan mereka dipercaya akan terkabul apabila pada hari itu
hujan tidak turun
2. Hanabi
(Kembang api)
Perayaan khas di musim panas, bermula dari zaman
Edo (1600-1868). Merupakan pesta kembang api yang diadakan di seluruh wilayah
Jepang pada pertengahan bulan Agustus. Selain itu, ada juga permainan-permainan
seru seperti menangkap ikan mas koki menggunakan kawat berlapis kertas tipis,
dan banyak kedai-kedai yang menjual berbagai macam makanan seperti permen apel,
manisan, dan lain-lain. Di sekitar tempat dimana berlangsung pesta kembang api
terdapat berbagai kios-kios hiburan yang menyediakan makanan, minuman,
permainan anak tersebut. Mereka datang bersama keluarga, sebagian ada yang
mengenakan yukata (kimono dari katun, sederhana) sambil membawa kipas kertas
pengusir udara panas di musim panas.
3. O-Bon
Merupakan
peristiwa keagamaan Budhis dimana setiap keluarga di Jepang menyiapkan segala
sesuatu untuk menyambut datangnya arwah para leluhur yang tinggal untuk
beberapa hari lamanya di rumah mereka. Sejumlah penerangan api yang dipasang di
sekitar rumah merupakan sambutan selamat datang. Selama masa O-bon, keluarga
meletakkan sesajen buah-buahan dll, di meja sajen. Di beberapa daerah juga,
dilakukan tarian massal O-bon dengan iringan sejumlah instrumen musik
tradisional seperti tambur taiko, sruling, dll dengan irama yang dinamis.
Sebagai penutup perayaan, dilakukan pelarungan lentera-lentera kecil
berwarna-warni di sungai terdekat secara beramai-ramai
4. Tsukimi
Merupakan
pesta menikmati indahnya bulan purnama di musim panas sekitar pertengahan bulan
Agustus. Di Jendela dimana terlihat bulan purnama, diletakkan sesajen khusus.
Hal ini sebenarnya merupakan wujud pemujaan alam oleh masyarakat pertanian untuk
memperoleh panen yang berlimpah
5. Hakata
Gion Yamakasa (1-15 Juli) di Hakata (prefektur Fukuoka)
Perayaan ini dimulai sejak zaman Kamakura
(1185-1333), dalam rangka mengusir bencana penyakit. Kuil-kuil kecil (Shinto)
gotongan (O-mikoshi) diarak beramai-ramai, beriringan dengan
kendaraan-kendaraan hias yang disebut Kazari Yamagasa dengan boneka-boneka
besar yang menggambarkan tokoh-tokoh legenda atau sejarah
6. Tenjin
Matsuri (24-25 Juli) di Osaka
Merupakan salah satu festival besar dan terkenal di
Jepang, dimulai sekitar tahun 1000. Ribuan orang berarakan menggotong kuil-kuil
kecil o-mikoshi dari kuil Temmangu ke Jembatan Tenjin, kemudian naik
perahu-perahu hias dan selanjutnya dilakukan pesta kembang api
7.Awa Odori (12-15 Agustus,mulaisenja)
Merupakan bagian dari perayaan O-bon dalam rangka menyambut dan mengantarkan kembali arwah para leluhur. Tarian massal ini konon dimulai lebih dari 400tahun yang lalu, dan dewasa ini diikuti oleh ratusan ribu peserta yang menari berirama dengan iringan alat music tradisional shamisen, tambur, seruling, dan lonceng. Biasanya ada pembimbing tari yang memimpin agar para peserta dapat menari secara sinkron
Merupakan bagian dari perayaan O-bon dalam rangka menyambut dan mengantarkan kembali arwah para leluhur. Tarian massal ini konon dimulai lebih dari 400tahun yang lalu, dan dewasa ini diikuti oleh ratusan ribu peserta yang menari berirama dengan iringan alat music tradisional shamisen, tambur, seruling, dan lonceng. Biasanya ada pembimbing tari yang memimpin agar para peserta dapat menari secara sinkron
8. Akita
Kanto Matsuri (3-6 Agustus, mulai jam 7 malam) di kota Akita
Merupakan
salah satu dari tiga festival terbesar Jepang utara. Yang menjadi ciri khasnya
adalah 46 lentera yang dipasang pada kerangka besar yang dibuat dari
batang-batang bambu (kanto) setinggi 12 meter. Para pembawa kanto ini
menunjukkan kepiawaian mereka menjaga keseimbangan, meletakkan kanto di telapak
tangan, dahi, bahu, atau pinggang. Setiap kanto bermotif khusus, biasanya
melambangkan panjang umur dan panen berlimpah
9. Nebuta
Matsuri (1-7 Agustus)
Diadakan di
Aomori dan Hirosaki. Iring-iringan kendaraan hias bergambar makhluk raksasa
penyebab kantuk di musim panas. Festival ini dimaksudkan untuk mengusir makhluk
ini. Kata “nebuta” berasal dari “nemuri” (kantuk). Banyak sekali orang yang
ikut menyaksikan festival ini setiap tahunnya.
Manajemen Penggunaan Dana Bank
By : reitza haikalPenggunaan Dana Bank
1. Sebutkan apa saja yang ada dalam penggunaan dana bank!
bahwa bank dapat menyalurkan dana untuk tujuan modal kerja, investasi, konsumsi. Sedangkan lembaga keuangan bukan bank tujuannya untuk investasi. Yang berarti bahwa lembaga keuangan bukan bank secara tidak langsung tidak diperkenankan untuk menyalurkan dana untuk tujuan konsumsi dan modal kerja.
Penggunaan Dana Bank
Penggunaan dana bank pada prinsipnya dapat diklasifikasikan berdasarkan :
a. Prioritas penggunaan dana
Penggunaan dana bank dua prioritas pertama adalah dialokasikan dalam bentuk
cadangan likuiditas yang terdiri dari cadangan primer dan cadangan sekunder.
Prioritas pertama dan kedua dalam pengalokasian dana bank adalah :
1. Cadangan Primer
Cadangan primer dimaksudkan antara lain untuk memenuhi ketentuan likuiditas
wajib minimum dan untuk keperluan operasi termasuk untuk memenuhi semua
penarikan simpanan dan permintaan kredit nasabah. Cadangan primer terdiri dari : uang kas yang ada dalam bank, saldo
rekening pada bank sentral, dan warkat-warkat yang dalam proses penagihan.
2. Cadangan Sekunder
Cadangan sekunder yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan
likuiditas yang jangka waktunya diperkirakan kurang dari satu tahun. Tujuan
utama yaitu untuk memperoleh keuntungan.
b. Sifat aktiva bank
Penggunaan dana bank berdasarkan sifat aktiva dimaksud disini adalah
pengalokasian dana ke dalam bentuk aktiva yang dapat memberikan hasil dan tidak
memberikan hasil bagi bank yang bersangkutan. Oleh karena itu, penggunaan dana
berdasarkan sifat aktiva dapat dibedakan sebagai berikut :
1. Penanaman Dana dalam Aktiva Tidak Produktif
Aktiva tidak produktif adalah penanaman dana bank ke dalam bentuk aktiva yang
tidak memberikan hasil bagi bank.
Komponen dana dalam bentuk aktiva yang tidak produktif terdiri dari :
1) Alat-alat Likuid
Alat likuid adalah aktiva yang dapat digunakan setiap saat untuk memenuhi
kebutuhan likuiditas bank.aktiva ini merupakan aktiva yang palin likuid dari
keseluruhan aktiva bank.
2) Aktiva Tetap dan Inventaris
Penggunaan dana bank dalam bentuk aktiva tetap dan inventaris diatur oleh Bank
Indonesia. Jumlah dana yang diperkenankan digunakan untuk membiayai aktiva
tetap dan inventaris bagi bank milik Negara berbeda dengan ketentuan bagi bank
swasta nasional, BPD, Bank Koperasi dan Bank Asing serta BPR.
2. Penanaman Dana dalam Aktiva Produktif
Aktiva produktif adalah semua penanaman dana dalam rupiah dan valuta asing yang
dimaksudkan untuk memperoleh penghasilan sesuai dengan fungsinya.
Komponen aktiva produktif bank terdiri dari :
1) Kredit yang diberikan
2) Deposito berjangka pada bank lain
3) Call money
4) Surat-surat berharga
5) Penempatan dana
6) Penyertaan modal
2. Sebutkan apa saja yang ada dalam manajemen aktiva
Manajemen Aktiva-Pasiva
Bank
Pembahasan mengenai manajemen aktiva-pasiva bank terutama setelah memasuki era
perbankan modern sulit untuk dipisahkan karena pengelolaan kedua sisi neraca
bank tersebut dalam manajemen bank harus dikelola secar terpadu, antara lain
disebabkan :
a) Tingkat bunga yang berfluktuasi
b) Perubahan struktur sumber dana
c) Meningkatnya kebutuhan modal
d) Persaingan yang tajam antar bank
e) Perkembangan system informasi
f) Meningkatnya peran perbankan
g) Ketersediaan dana di pasar uang
h) Perubahan komposisi aktiva
-Bahasan utama apa yang terdapat pada manajemen
penggunaan dana bank!
-Jelaskan apa yang dimaksud dengan Manajemen
Aktiva!
Manajemen aktiva bank
ialah manajemen yang berhubungan dengan alokasi dana ke dalam kemungkinan
investasi. Alokasi dana ke dalm investasi perlu direncanakan, diorganisasi,
diarahkan, dan diawasi agar tujuannya dapat tecapai.
-Apakah itu Manajemen aktiva untuk cadangan?
rioritas kedua di dalam
alokasi dana bank adalah penempatan dana-dana ke dalam noncash liquid asset
(aset likuid yang bukan kas) yang dapat memberikan pendapatan kepada setiap
saat dapat dijadikan urang tunai tanpa mengakibatkan kerugian pada bank.
Surat-surat berharga tersebut antara lain :
a. surat berharga pasar
uang atau SBPU,
b. sertifikat Bank
Indonesia atau SBI,
c. surat berharga jangka
pendek lainnya.
Tujuan utama dari
secondary reserve adalah untuk dijadikan sebagai supllement (pelengkap) atau
cadangan pengganti bagi primary reserve. Karena sifatnya yang dapat
menghasilkan pendapatan bagi bank selain berfungsi sebagai cadangan, secondary
reserve dapat memberikan dua manfaat bagi bank, yaitu untuk menjaga likuiditas
dan meningkat profitabilitas bank.
Cadangan sekunder atau
secondary reserve digunakan untuk berbagai kepentingan, antara lain sebagai
berikut :
a. Memenuhi kebutuhan
likuiditas yang bersifat jangka pendek, seperti penarikan simpanan oleh nasabah
deposan dan pencairan kredit dalam jumlah besar yang telah diperkirakan
b. Memenuhi kebutuhan
likuiditas yang segera harus dipenuhi dan kebutuhan-kebutuhan lainnya yang
sebelumnya tidak diperkirakan.
c. Sebagai tambahan
apabila cadangan primer tidak mencukupi.
d. Memenuhi kebutuhan
likuiditas jangka pendek yang tidak diperkirakan dari deposan dan penarikan
(disbursement) dari debitor.
3. Apakah itu Manajemen aktiva untuk kredit ?
Prioritas ketiga dalam
alokasi dana bank adalah penyaluran kredit (loan). Dasar pemikirannya adalah
setelah banh mencukupi primary reserve serta kebutuhan secondary reserve-nya
(yang merupakan supllement bagi primary reserve), bank baru dapat menentukan
besarnya volume kredit yang akan diberikan.
Dalam praktek perbankan di
Indonesia, dengan memperhatikan ketentuan-ketentuan yang ditetapkan bank
sentral (Bank Indonesia) sebagai pembina dan pengawas bank umum, penentuan
besarnya volume kredit dipengaruhi oleh ketentuan-ketentuan sebagai berikut :
1. Reserve requirement
(RR)
Reserve requirement adalah
ketentuan bagi setiap bank umum untuk menyisihkan sebagian dari dana pihak
ketiga yang berhasil dihimpunnya dalam bentuk giro wajib minimum berupa
rekening giro bank yang bersangkutan pada Bank Indonesia. Besarnya RR telah
mengalami perubahan sebagai berikut.
a. Sebelum Pakto’88 :
sebesar 10%
b. Setelah Pakto’88 : sebesar 2%
c. Pada tahun 1996 : sebesar 3%
d. Sejak tahun 1997 :
sebesar 5%
2. Loan to deposit ratio (LDR)
Loan to deposit ratio
adalah antara besarnya seluruh volume kredit yang disalurkan oleh bank dan
jumlah penerimaan dana dari berbagai sumber. Berdasarkan ketentuan Bank
Indonesia tanggal 29 Mei 1993, dana yang dihimpun bank dalam penerapan rasio
tersebut adalah dana masyarakat/dana pihak ketiga, kredit likuiditas Bank
Indonesia atau KLBI (jika ada), dan modal inti bank. Dalam penulisan ini,
diuraikan bahwa rasio LDR dianggap sebagai tolok ukur untuk menilai kesehatan
suatu bank dilihat dari segi likuiditasnya.
3. Batas Maksimum
Pemberian Kredit (BMPK)
Batas Maksimum Pemberian
Kredit adalah ketentuan tentang tidak diperbolehkannya suatu bank untuk
memberikan kredit (baik kepada nasabah tunggal maupun kepada nasabah grup) yang
besarnya melebihi 20% dari besarnya modal bank yang bersangkutan. Ketiga
ketentuan perbankan tersebut sangat berpengaruh terhadap keberanian para
eksekutif perbankan untuk memperbesar volume kreditnya dalam rangka mengejar
profitabilitas yang tinggi. Atas dasar itulah, ketiga (ketentuan) di atas dapat
dianggap sebagai patokan likuiditas bagi bank dalam melakukan prinsip
prudential banking (prinsip kehati-hatian bank) dan sangat berpengaruh pada
tingkat kesehatan bank.
Suatu hal yang patutu
diingat adalah bahwa pemberian kredit merupakan aktivitas bank yang paling
utama dalam menghasilkan keuntungan, tetapi risiko yang terbesar dalam bank
juga bersumber dari pemberian kredit.
4. Apakah itu Manajemen aktiva untuk investasi jangka
pendek dan jangka panjang?
Investasi jangka panjang (long term investment) : Terdiri dari aset berjangka panjang (tidakuntuk dicairkan dalam waktu satu tahun atau kurang) yang diinvestasikan bukan untuk menunjang kegiatan operasi pokok perusahaan. Misalnya: penyertaan pada perusahaan dalam bentuk saham, obligasi atau surat berharga, dana untuk tujuan-tujuan khusus (dana untuk pelunasan hutang jangka panjang), tanah yang dipakai untuk lokasi usaha.
Manajemen Sumber Dana Bank
By : reitza haikal
1. Sebutkan apa saja yang ada pada
manajemen sumber daya bank?
Kebijakan
di bidang manajemen intern pada intinya menyangkut pengembangan kelembagaan
Bank Indonesia yang meliputi: pengembangan organisasi, Sumber Daya Manusia
(SDM), dan infrastruktur.
Berbagai
langkah telah ditempuh Bank Indonesia untuk meningkatkan efektivitas organisasi
yang independen. Dalam hubungan in0i, rencana strategis pengembangan organisasi
Bank Indonesia ke depan akan lebih difokuskan pada organisasi yang lebih
ramping, dinamis dan mampu menyesuaikan dengan perkembangan eksternal, serta
mampu mendukung pengambilan kebijakan yang cepat, tepat dan akurat.
Berkaitan
dengan upaya mewujudkan Bank Indonesia baru yang sesuai dengan semangat
independensi seperti tertuang dalam UU No.23 Tahun 1999 tentang Bank Indonesia,
disadari perlu untuk merumuskan kembali suatu visi dan misi organisasi yang
sesuai dengan semangat independensi tersebut. Untuk itu, Bank Indonesia telah
merumuskan visi dan misi organisasi untuk ditetapkan sebagai strategi jangka
panjang Bank Indonesia yang mengarah pada terwujudnya Bank Indonesia yang
dipercaya (trustworthy) dan disegani (respectable).
:: Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
Bank
Indonesia terus mempersiapkan SDM yang kompeten yang tidak saja memiliki
kemampuan keilmuan dan ketrampilan yang handal, tetapi juga integritas dan rasa
tanggung jawab yang tinggi dalam melaksanakan tugas. Tentu saja hal tersebut
disertai dengan penyempurnaan sistem manajemen SDM yang ada agar lebih
mendukung pelaksanaan tugas Bank Indonesia.
Langkah-langkah
peningkatan kualitas sumber daya manusia di Bank Indonesia telah dirumuskan
dengan menyusun strategi pengembangan sumber daya manusia yang ditempuh dengan
menyempurnakan sistem penerimaan, promosi, mutasi, dan pendidikan serta
pelatihan. Di samping itu, Bank Indonesia juga telah mengembangkan nilai-nilai
yang sesuai dengan pencapaian tugas visi dan misi Bank Indonesia, yaitu melalui
pengembangan budaya kerja yang sesuai dengan tuntutan Undang-undang No. 23/1999
dan dapat diimplementasikan oleh seluruh pegawai serta dapat meningkatkan
kontribusi pencapaian kinerja Bank Indonesia.
Untuk
itu, Bank Indonesia telah melakukan penyempurnaan sistem penerimaan dan promosi
pegawai, menyelenggarakan program pendidikan kepemimpinan (leadership) secara
intensif, terencana dan berkesinambungan, serta program peningkatan tata tertib
dan disiplin pegawai.
:: Pengembangan Infrastruktur
Langkah
strategis lainnya yang terus dilakukan adalah penyempurnaan infrastruktur
organisasi yang meliputi beberapa aspek antara lain penyempurnaan sistem dan
mekanisme tata kerja, termasuk pendelegasian wewenang, pengambilan keputusan,
peningkatan manajemen keuangan, pengembangan sistem teknologi informasi,
pengembangan kehumasan, penajaman sistem pengawasan intern dan kebijakan hukum,
serta pengelolaan dokumen.
2.Sebutkan Pengertian dari manajemen sumber
daya bank?
Manajemen
Pasiva adalah Suatu proses dimana bank berusaha mengembangkan sumber-sumber
dana yang non tradisional melalui pinjaman di pasar uang atau dengan
menerbitkan instrumen utang untuk digunakan secara menguntungkan terutama untuk
memenuhi permintaan kredit.
3.Sebutkan dan jelaskan ruang lingkupnya!
3.Sebutkan dan jelaskan ruang lingkupnya!
Manajemen
Pasiva adalah Suatu proses dimana bank berusaha mengembangkan sumber-sumber dana
yang non tradisional melalui pinjaman di pasar uang atau dengan menerbitkan
instrumen utang untuk digunakan secara menguntungkan terutama untuk memenuhi
permintaan kredit. Pendekatan manajemen pasiva dalam perbankan dewasa ini
adalah berkaitan erat dengan sisi penggunaannya di sisi assets, jadi tidak
dapat dipisahkan antara bagaimana mendapatkan dana dari pihak ketiga dan
kemudian mengoptimalkan dana yang dihimpun tersebut untuk mendapatkan
keuntungan bagi bank.
Sisi passiva dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian utama, yaitu : dana pihak pertama yang bersal dari pemilik dan laba bank, dana pihak kedua yang dapt diperoleh melalui pasar uang serta dana pihak ketiga yaitu dana yang bersal dari masyarakat berupa giro, tabungan, deposito berjangka, sertifikat deposito, setoran jaminan serta kewajiban lainnya yang segera dibayar.
# Gambaran Umum Kegiatan Usaha Bank
* Menghimpin Dana (Funding)
Kegiatan ini merupakan kegiatan membeli dana dari masyarakat dengan menawarkan berbagai jenis simpanan
* Menyalurkan Dana (Leanding)
Kegiatan ini merupakan kegiatan menjual dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat melalui pemberian pinjaman (kredit)
* Memberikan Jasa-Jasa Lain (Service)
Sisi passiva dapat dikelompokkan menjadi tiga bagian utama, yaitu : dana pihak pertama yang bersal dari pemilik dan laba bank, dana pihak kedua yang dapt diperoleh melalui pasar uang serta dana pihak ketiga yaitu dana yang bersal dari masyarakat berupa giro, tabungan, deposito berjangka, sertifikat deposito, setoran jaminan serta kewajiban lainnya yang segera dibayar.
# Gambaran Umum Kegiatan Usaha Bank
* Menghimpin Dana (Funding)
Kegiatan ini merupakan kegiatan membeli dana dari masyarakat dengan menawarkan berbagai jenis simpanan
* Menyalurkan Dana (Leanding)
Kegiatan ini merupakan kegiatan menjual dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat melalui pemberian pinjaman (kredit)
* Memberikan Jasa-Jasa Lain (Service)
4.Sebutkan jenis jenis sumber dana internal dari bank?
dikelompokkan menjadi tiga bagian utama, yaitu :
dana
pihak pertama yang bersal dari pemilik dan laba bank, dana
pihak
kedua yang dapt diperoleh melalui pasar uang serta
dana
pihak ketiga yaitu dana yang bersal dari masyarakat berupa giro, tabungan,
deposito berjangka, sertifikat deposito, setoran jaminan serta kewajiban
lainnya
5.Sebutkan jenis jenis sumber dana dari masyarakat!
Dana
Dari Masyarakat
Sumber dana ini merupaka sumber dana terpenting bagi kegiatan opersai suatu bank dan merupakan ukuran keberhasialan bank jika mampu membiayai operasinya dari sumber dana ini. Pentingnya sumber dana dari masyarakat, disebabkan sumber dana dari masyarakat merupakan sumber dana yang paling utama bagi bank.
Untuk memperoleh sumber dana dari masyarakat, bank dapat menawarkan berbagai jenis simpanan. Pembagian jenis simpanan kedalam beberapa jenis dimaksudkan agar para nasabah penyimpan mempunyai banyak pilihan sesuai dengan tujuan masing-masing. Tiap pilihan mempunyai pertimbangan tertentu dan adanya suatu pengharapan yang ingin diperolehnya, yaitu berupa keuntungan, kemudahan atau keamanan uangnya atau kesemuanya.
Pada dasarnya sumber dari masyarakat dapat berupa giro (demand deposit), tabungan (saving deposit), dan deposito berjangka (time deposit) yang berasal dari nasabah perorangan atau suatu badan.
a. Giro
rekening giro , adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menerbitkan cek untuk penariakan tunai atau bilyet giro untuk pemindahbukuan, sedangkan cek atau bilyet giro ini oleh pemiliknya dapat digunakan sebagai alat pembayaran.
Cek , merupakan perintah tak bersyarat kepada bank untuk membayar sejumlah uang tertentu pada saat penyerahannya atas badan rekening penarik cek.
Bilyet giro , pada dasarnya merupakan perintah kepada bank untuk memindah bukukan sejumlah tertentu uang atas beban rekening penarik pada tanggal tertentu kepada pihak yang tertentu dalam bilyet giro tersebut dan bilyet giro dapat dibatalakan secara sepihak oleh penarik dan disertai dengan alasan pembatalan.
Jasa giro , merupakan suatu imbalan yang diberikan oleh bank kepada giran atas sejumlah saldo gironya yang mengendap di bank.
b. deposito berjangka
Deposito berjangka adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu sesuai tanggal yang terjanjikan antara deposan dan bank.
c. tabungan
Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan dengan syarat tertentu yang disepakati dan tidak dengan cek atau bilyet giro atau alat lain yang dapat dipersamakan dengan itu.
6.Sebutkan jenis jenis sumber dana dari antar bank!
Sumber dana ini merupaka sumber dana terpenting bagi kegiatan opersai suatu bank dan merupakan ukuran keberhasialan bank jika mampu membiayai operasinya dari sumber dana ini. Pentingnya sumber dana dari masyarakat, disebabkan sumber dana dari masyarakat merupakan sumber dana yang paling utama bagi bank.
Untuk memperoleh sumber dana dari masyarakat, bank dapat menawarkan berbagai jenis simpanan. Pembagian jenis simpanan kedalam beberapa jenis dimaksudkan agar para nasabah penyimpan mempunyai banyak pilihan sesuai dengan tujuan masing-masing. Tiap pilihan mempunyai pertimbangan tertentu dan adanya suatu pengharapan yang ingin diperolehnya, yaitu berupa keuntungan, kemudahan atau keamanan uangnya atau kesemuanya.
Pada dasarnya sumber dari masyarakat dapat berupa giro (demand deposit), tabungan (saving deposit), dan deposito berjangka (time deposit) yang berasal dari nasabah perorangan atau suatu badan.
a. Giro
rekening giro , adalah simpanan yang penarikannya dapat dilakukan setiap saat dengan menerbitkan cek untuk penariakan tunai atau bilyet giro untuk pemindahbukuan, sedangkan cek atau bilyet giro ini oleh pemiliknya dapat digunakan sebagai alat pembayaran.
Cek , merupakan perintah tak bersyarat kepada bank untuk membayar sejumlah uang tertentu pada saat penyerahannya atas badan rekening penarik cek.
Bilyet giro , pada dasarnya merupakan perintah kepada bank untuk memindah bukukan sejumlah tertentu uang atas beban rekening penarik pada tanggal tertentu kepada pihak yang tertentu dalam bilyet giro tersebut dan bilyet giro dapat dibatalakan secara sepihak oleh penarik dan disertai dengan alasan pembatalan.
Jasa giro , merupakan suatu imbalan yang diberikan oleh bank kepada giran atas sejumlah saldo gironya yang mengendap di bank.
b. deposito berjangka
Deposito berjangka adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan pada waktu tertentu sesuai tanggal yang terjanjikan antara deposan dan bank.
c. tabungan
Tabungan adalah simpanan yang penarikannya hanya dapat dilakukan dengan syarat tertentu yang disepakati dan tidak dengan cek atau bilyet giro atau alat lain yang dapat dipersamakan dengan itu.
6.Sebutkan jenis jenis sumber dana dari antar bank!
Dana yang diperoleh dari sumber ini digunakan
untuk membiayai atau membayar transaksi-transaksi tertentu.
Perolehan dana dari sumber ini antara lain dapat
diperoleh dari:
1. Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI),
merupakan kredit yang diberikan bank Indonesia kepda bnk-bank yang mengalami
kesulitan likuiditas. Kredit likuiditas ini juga diberikan kepada pembiayaan
sektor-sektor usaha tertentu.
2.
Pinjaman antar bank (Call Money). Biasanya pinjaman ini di berikan kepada
bank-bank yang mengalami kalah kliring di dalam lembaga kliring dan tidak mampu
untuk membayar kekalahannya. Pinjaman ini bersifat jangka pendek dengan bunga
yang relative tinggi jika dibandingkan dengan pinjaman lainnya.
3.
Pinjaman dari bank-bank luar negeri. Merupakan pinjaman yang diperoleh oleh perbankan
dari pihak luar negeri.
4.
Surat berharga pasar uang (SBPU).
Ruang Lingkup & Fungsi dari Bank
By : reitza haikalPengertian Bank
Pengertian Bank adalah sebuah lembaga
intermediasi keuangan umumnya didirikan dengan kewenangan untuk menerima
simpanan uang, meminjamkan uang, dan menerbitkan promes atau yang dikenal
sebagai banknote. Kata bank berasal dari bahasa Italia banca berarti
tempat penukaran uang. Menurut Undang-Undang RI Nomor 10 Tahun 1998 tanggal 10
November 1998 tentang Perbankan, yang
dimaksud dengan bank adalah “badan usaha yang
menghimpun dana dari masyarakat dalam
bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam
bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf
hidup rakyat banyak”.
Industri
perbankan telah mengalami perubahan besar dalam beberapa tahun terakhir.
Industri ini menjadi lebih kompetitif karena deregulasi peraturan. Saat ini,
bank memiliki fleksibilitas pada layanan yang mereka tawarkan, lokasi tempat
mereka beroperasi, dan tarif yang mereka bayar untuk simpanan deposan.
Berdasarkan pengertian di atas, bank merupakan perusahaan yang bergerak dalam
bidang keuangan, artinya
aktivitas perbankan selalu berkaitan dalam bidang keuangan.
Ruang
Lingkup Bank
Ruang lingkup
laporan dan pelayanan bank (jenis-jenis laporan bank)
1). Laporan
harian umum dan pelayanan bank (LHBU) adalah Laporan Bank Indonesia yang
digunakan untuk memantau pasar uang dan kondisi keuangan perbankkan secara
berkesinambungan.
2). Laporan
Berkala Bank Umum Konvensional Laporan Berkala ini merupakan laporan data yang
sifatnya kualitatif. Laporan disusun dalam formulir yang telah disediakan
sebanyak 12 jenis formulir dan dilakukan secara berkala dalam periode mingguan,
bulanan dan triwulan tergantung jenis laporan.
3). Laporan
bulanan bank umum laporan bank umum (LBU) yang harus disediakan antara
lain:
§ Neraca laba rugi dan komitmen kontijensi,
§ Transaksi valas dan derivatif,
§ Kualitas aktiva produktif,
§ Perhitungan kewajiban penyediaan modal minimum,
§ Aktiva tertimbang menurut resiko,
§ Perhitungan ratio keuangan dan modal.
Jenis
Bank
1). Bank Umum
adalah Bank yang dalam pengumpulan dananya terutama menerima simpanan dalam
bentuk giro dan deposito dalam usahanya terutama dalam memberikan kredit jangka
pendek.
2). Bank
Perkreditan Rakyat (BPR) adalah Bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara
konvensional atau berdasarkan prinsip syariah yang dalam kegiatannya tidak
memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.
3). Bank Sentral, merupakan bank yang mengatur
berbagai kegiatan yang berkaitan dengan
dunia perbankan dan dunia keuangan disuatu
negara. Disetiap negara hanya ada satu bank sentral yang dibantu oleh
cabang-cabangnya.
Indonesia memiliki Bank Sentral yaitu Bank
Indonesia yang merupakan bank yang dapat membuat uang kartal baik dalam bentuk
kertas atupun logam. Bank Indonesia memiliki tugas-tugas sebagai Bank Sentral
Indonesia yaitu :
- Mengatur peredaran uang di Indonesia ( Bank Sirkulasi )
- Sebagai tempat penyimpanan terakhir (Lender of the last resort )
- Mengatur perbankan Indonesia ( Bank to Bank )
- Mengatur perkreditan
- Menjaga stabilitas mata uang
- Mengajukan pencetakan / penambahan mata uang rupiah, dll
Fungsi dan Peranan Bank
Fungsi Pokok Bank sebagai lembaga perantara keuangan memberikan
jasa - jasa keuangan baik kepada pihak yang membutuhkan dana dan pihak
yang memiliki dana bank-bank
melakukan beberapa fungsi dasar sementara tetap menjalankan
kegiatanrutinnya di bidang keuangan. Fungsi dasar dan bank dapat dilihat
dan keterangan berikut. Bank memiliki fungsi pokok sebagai berikut (
Dahlan Siamat 2001 : 88)
·
Menyediakan
mekanisme dan alat pembayaran yang lebih efisien dalam kegiatan ekonomi.
·
Menciptakan
uang.
·
Menghimpun
dana dan menyalurkan kepada masyarakat.
·
Menawarkan
jasa-jasa dan keuangan lain.
·
Menyediakan
fasilitas untuk perdagangan internasional.
·
Menyediakan
pelayanan penyimpanan untuk barang-barang berharga.
·
Menyediakan
jasa-jasa pengelolaan dana.
Berdasarkan UU
No. 10 Tahun 1998, fungsi bank di Indonesia adalah:
a. Sebagai
tempat menghimpun dana dari masyarakat Bank bertugas mengamankan uang tabungan
dan deposito berjangka serta simpanan dalam rekening koran atau giro.
Fungsi
tersebut merupakan fungsi utama bank.
b. Sebagai
penyalur dana atau pemberi kredit Bank memberikan kredit bagi masyarakat yang
membutuhkan terutama untuk usaha-usaha produktif.
Laporan Keuangan
Catatan informasi keuangan suatu perusahaan pada suatu periode akuntansi yang
dapat digunakan untuk menggambarkan kinerja perusahaan tersebut. Laporan
keuangan adalah bagian dari proses pelaporan keuangan. Laporan keuangan yang
lengkap biasanya meliputi :
- Neraca
- Laporan laba rugi
- Laporan perubahan ekuitas
- Laporan perubahan posisi keuangan yang dapat disajikan berupa laporan arus kas atau laporan arus dana
- Catatan dan laporan lain serta materi penjelasan yang merupakan bagian integral dari laporan keuangan
Jenis – Jenis Laporan Keuangan
1. Laporan Laba Rugi yaitu laporan
keuangan yang memberikan informasi tentang hasil kegiatan operasi perusahaan
(laba atau rugi) selama satu kurun waktu (periode) tertentu.
2. Laporan Ekuitas yaitu laporan
keuangan yang memberikan informasi tentang perubahan ekuitas pemilik atau modal
selama kurun waktu (periode) tertentu.
3. Neraca yaitu laporan keuangan
yang memberkan informasi tentang aset, kewajiban dan ekuitas perusahaan pada
saat (tanggal) tertentu.
4. Laporan Arus Kas yaitu laporan
keuangan yang memberikan informasi tentang penerimaan dan pembayaran kas
perusahaan selama kurun waktu (periode) tertentu.
5. Catatan atas Laporan Keuangan yaitu
berupa informasi baik yang bersifat keuangan maupun non keuangan yang bertujuan
untuk memberikan penjelasan tentang kebijakan kebijakan akuntansi yang
digunakan oleh perusahaan, rincian pos pos laporan keuangan, penjelasan
kontrak-kontrak utang perusahaan dan lain-lain.
Fungsi dari Laporan Keuangan
- Pelaporan keuangan harus menyajikan informasi yg dapat membantu investor kreditor dan pengguna lain yg potensial dalam membuat keputusan lain yg sejenis secara rasional.
- Pelaporan keuangan harus menyajikan informasi yg dapat membantu investor kreditor dan pengguna lain yg potensial dalam memperkirakan jumlah waktu dan ketidakpastian penerimaan kas di masa yg akan datang yg berasal dari pembagian deviden ataupun pembayaran bunga dan pendapatan dari penjualan.
- Pelaporan keuangan harus menyajikan informasi tentang sumber daya ekonomi perusahaan. Klaim atas sumber daya kepada perusahaan atau pemilik modal.
- Pelaporan keuangan harus menyajikan informasi tentang prestasi perusahaan selama satu periode. Investor dan kreditor sering menggunakan informasi masa lalu utk membantu menaksir prospek perusahaan.
Beberapa Contoh Laporan Keuangan:
1.Neraca
2.Laporan Rugi Laba
3.Laporan Kualitas Aktiva
4.Laporan Komitmen dan Kontigensi
Artikel Ruang Lingkup Tugas dan Tanggung Jawab Bank Indonesia/Centra
By : reitza haikalTema: "Artikel Ruang Lingkup Tugas dan Tanggung Jawab Bank Indonesia/Central!"
NPM GANJIL: 34110785
1. Jelaskan Fungsi dari Bank Indonesia / Bank Central , baik dalam segi:
-Fungsi dalam lembaga keuangan
-Fungsi dalam bidang moneter
-Cara mencari Laporan keuangan dalam bank Indonesia / Bank Central!
2. Jelaskan tentang:
-Pengertian ruang lingkup Bank Indonesia/Bank Central
-Fungsi lembaga keuangan bukan bank.
3.Buatlah Contoh laporan keuangan minimal dalam bentuk:
-Neraca!
-Laporan rugi laba misalnya pada perusahaan asuransi!
Jawab:
1.
*Fungsi Bank dalam lembaga keuangan:
Fungsi-fungsi bank umum yang diuraikan di bawah ini menujukkan betapa pentingnya keberadaan bank umum dalam perekonomian modern, yaitu :
1. Penciptaan uang
Uang yang diciptakan bank umum adalah uang giral, yaitu alat pembayaran lewat mekanisme pemindahbukuan (kliring). Kemampuan bank umum menciptakan uang giral menyebabkan possisi dan fungsinya dalam pelaksanaan kebijakan moneter.
Bank sentral dapat mengurangi atau menambah jumlah uang yang beredar dengan cara mempengaruhi kemampuan bank umum menciptakan uang giral.
2. Mendukung Kelancaran Mekanisme Pembayaran
Fungsi lain dari bank umum yang juga sangat penting adalah mendukung kelancaran mekanisme pembayaran. Hal ini dimungkinkan karena salah satu jasa yang ditawarkan bank umum adalah jasa-jasa yang berkaitan dengan mekanisme pembayaran.
Beberapa jasa yang amat dikenal adalah kliring, transfer uang, penerimaan setoran-setoran, pemberian fasilitas pembayaran dengan tunai, kredit, fasilitas-fasilitas pembayaran yang mudah dan nyaman, seperti kartu plastik dan sistem pembayaran elektronik.
3. Penghimpunan Dana Simpanan Masyarakat
Dana yang paling banyak dihimpun oleh bank umum adalah dana simpanan. Di Indonesia dana simpanan terdiri atas giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dapat dipersamakan dengan itu.Kemampuan bank umum menghimpun dana jauh lebih besar dibandingkan dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya. Dana-dana simpanan yang berhasil dihimpun akan disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, utamanya melalui penyaluran kredit.
4. Mendukung Kelancaran Transaksi Internasional
Bank umum juga sangat dibutuhkan untuk memudahkan dan atau memperlancar transaksi internasional, baik transaksi barang/jasa maupun transaksi modal. Kesulitan-kesulitan transaksi antara dua pihak yang berbeda negara selalu muncul karena perbedaan geografis, jarak, budaya dan sistem moneter masing-masing negara. Kehadiran bank umum yang beroperasi dalam skala internasional akan memudahkan penyelesaian transaksi-transaksi tersebut. Dengan adanya bank umum, kepentingan pihak-pihak yang melakukan transaksi internasional dapat ditangani dengan lebih mudah, cepat, dan murah.
5. Penyimpanan Barang-Barang Berharga
Penyimpanan barang-barang berharga adalah satu satu jasa yang paling awal yang ditawarkan oleh bank umum. Masyarakat dapat menyimpan barang-barang berharga yang dimilikinya seperti perhiasan, uang, dan ijazah dalam kotak-kotak yang sengaja disediakan oleh bank untuk disewa (safety box atau safe deposit box). Perkembangan ekonomi yang semakin pesat menyebabkan bank memperluas jasa pelayanan dengan menyimpan sekuritas atau surat-surat berharga.
*Dalam Bidang Moneter:
1. Memberikan pinjaman kepada pemerintah,
2. Menarik uang tentara pendudukan Jepang untuk diganti dengan ORI (Oeang
Repoeblik Indonesia),
3. Menyediakan fasilitas kredit untuk, perusahaan-perusahaan industri dan perdagangan yang beroperasi di daerah kekuasaan pemerintah RI,
4. Membantu pembiayaan misi-misi pemerintah ke luar negeri.
*Cara Mencari Laporan Keuangan:
Laporan keuangan pada Bank dapat di cari di BEJ atau IDX
Situsnya:
http://www.idx.co.id/
atau langsung ke Laporan Keuangannya BEJ
Situsnya:
http://202.155.2.90/ Corporate_Actions/
dan situs lainnya.
2.
Ruang lingkup laporan dan pelayanan bank (jenis-jenis laporan bank)
1. laporan harian bank umum dan pelayanan bank ( LHBU )
adalah Laporan Bank Indonesia yang digunakan untuk memantau pasar uang dan kondisi keuangan perbankan secara berkesinambungan.
2. Laporan Berkala Bank Umum Konvensional
Laporan Berkala ini merupakan laporan data yang sifatnya kualitatif. Laporan disusun dalam formulir yang telah disediakan sebanyak 12 jenis formulir dan dilakukan secara berkala dalam periode mingguan, bulanan dan triwulan tergantung jenis laporan
3. laporan bulanan bank umum laporan bank umum ( LBU )
yang harus disediakan antara lain :
- Neraca laba rugi dan komitmen kontijensi,
- Transaksi valas dan derivatif,
- Kualitas aktiva produktif,
- Perhitungan kewajiban penyediaan modal minimum,
- Aktiva Tertimbang Menurut Resiko,
- Perhitungan rasio keuangan dan modal.
4. Lapuran lalu lintas devisa LLD adalah kegiatan yang menimbulkan perpindahan aset dan kewajiban finansial antara penduduk(residen) dan bukan penduduk(non residen) termasuk perpindahan aset dan kewajiban finansial luar negri.
5. Laporan kantor pusat bank umum.
*Fungsi lembaga keuangan bukan bank:
1. Memberikan pinjaman atau kredit kepada masyarakat yang berpendapatan rendah, agar mereka tidak terjerat rentenir atau pelepasan uang.
2.Membiayai pembangunan industri dan memperlancar pembangunan ekonomi lewat pembangunan pasar uang dan pasar modal.
3.
*Laporan Neraca Keuangan salah satu Bank Sentral:
*Laporan Rugi Laba salah satu perusahaan Asuransi:
Terima Kasih.
Sumber:
www.google.com/akuntansi/bank negara
www.google.com/bank sentral indonesia
dan lain lain.. :)
NPM GANJIL: 34110785
1. Jelaskan Fungsi dari Bank Indonesia / Bank Central , baik dalam segi:
-Fungsi dalam lembaga keuangan
-Fungsi dalam bidang moneter
-Cara mencari Laporan keuangan dalam bank Indonesia / Bank Central!
2. Jelaskan tentang:
-Pengertian ruang lingkup Bank Indonesia/Bank Central
-Fungsi lembaga keuangan bukan bank.
3.Buatlah Contoh laporan keuangan minimal dalam bentuk:
-Neraca!
-Laporan rugi laba misalnya pada perusahaan asuransi!
Jawab:
1.
*Fungsi Bank dalam lembaga keuangan:
Fungsi-fungsi bank umum yang diuraikan di bawah ini menujukkan betapa pentingnya keberadaan bank umum dalam perekonomian modern, yaitu :
1. Penciptaan uang
Uang yang diciptakan bank umum adalah uang giral, yaitu alat pembayaran lewat mekanisme pemindahbukuan (kliring). Kemampuan bank umum menciptakan uang giral menyebabkan possisi dan fungsinya dalam pelaksanaan kebijakan moneter.
Bank sentral dapat mengurangi atau menambah jumlah uang yang beredar dengan cara mempengaruhi kemampuan bank umum menciptakan uang giral.
2. Mendukung Kelancaran Mekanisme Pembayaran
Fungsi lain dari bank umum yang juga sangat penting adalah mendukung kelancaran mekanisme pembayaran. Hal ini dimungkinkan karena salah satu jasa yang ditawarkan bank umum adalah jasa-jasa yang berkaitan dengan mekanisme pembayaran.
Beberapa jasa yang amat dikenal adalah kliring, transfer uang, penerimaan setoran-setoran, pemberian fasilitas pembayaran dengan tunai, kredit, fasilitas-fasilitas pembayaran yang mudah dan nyaman, seperti kartu plastik dan sistem pembayaran elektronik.
3. Penghimpunan Dana Simpanan Masyarakat
Dana yang paling banyak dihimpun oleh bank umum adalah dana simpanan. Di Indonesia dana simpanan terdiri atas giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan dan atau bentuk lainnya yang dapat dipersamakan dengan itu.Kemampuan bank umum menghimpun dana jauh lebih besar dibandingkan dengan lembaga-lembaga keuangan lainnya. Dana-dana simpanan yang berhasil dihimpun akan disalurkan kepada pihak-pihak yang membutuhkan, utamanya melalui penyaluran kredit.
4. Mendukung Kelancaran Transaksi Internasional
Bank umum juga sangat dibutuhkan untuk memudahkan dan atau memperlancar transaksi internasional, baik transaksi barang/jasa maupun transaksi modal. Kesulitan-kesulitan transaksi antara dua pihak yang berbeda negara selalu muncul karena perbedaan geografis, jarak, budaya dan sistem moneter masing-masing negara. Kehadiran bank umum yang beroperasi dalam skala internasional akan memudahkan penyelesaian transaksi-transaksi tersebut. Dengan adanya bank umum, kepentingan pihak-pihak yang melakukan transaksi internasional dapat ditangani dengan lebih mudah, cepat, dan murah.
5. Penyimpanan Barang-Barang Berharga
Penyimpanan barang-barang berharga adalah satu satu jasa yang paling awal yang ditawarkan oleh bank umum. Masyarakat dapat menyimpan barang-barang berharga yang dimilikinya seperti perhiasan, uang, dan ijazah dalam kotak-kotak yang sengaja disediakan oleh bank untuk disewa (safety box atau safe deposit box). Perkembangan ekonomi yang semakin pesat menyebabkan bank memperluas jasa pelayanan dengan menyimpan sekuritas atau surat-surat berharga.
*Dalam Bidang Moneter:
1. Memberikan pinjaman kepada pemerintah,
2. Menarik uang tentara pendudukan Jepang untuk diganti dengan ORI (Oeang
Repoeblik Indonesia),
3. Menyediakan fasilitas kredit untuk, perusahaan-perusahaan industri dan perdagangan yang beroperasi di daerah kekuasaan pemerintah RI,
4. Membantu pembiayaan misi-misi pemerintah ke luar negeri.
*Cara Mencari Laporan Keuangan:
Laporan keuangan pada Bank dapat di cari di BEJ atau IDX
Situsnya:
http://www.idx.co.id/
atau langsung ke Laporan Keuangannya BEJ
Situsnya:
http://202.155.2.90/
dan situs lainnya.
2.
Ruang lingkup laporan dan pelayanan bank (jenis-jenis laporan bank)
1. laporan harian bank umum dan pelayanan bank ( LHBU )
adalah Laporan Bank Indonesia yang digunakan untuk memantau pasar uang dan kondisi keuangan perbankan secara berkesinambungan.
2. Laporan Berkala Bank Umum Konvensional
Laporan Berkala ini merupakan laporan data yang sifatnya kualitatif. Laporan disusun dalam formulir yang telah disediakan sebanyak 12 jenis formulir dan dilakukan secara berkala dalam periode mingguan, bulanan dan triwulan tergantung jenis laporan
3. laporan bulanan bank umum laporan bank umum ( LBU )
yang harus disediakan antara lain :
- Neraca laba rugi dan komitmen kontijensi,
- Transaksi valas dan derivatif,
- Kualitas aktiva produktif,
- Perhitungan kewajiban penyediaan modal minimum,
- Aktiva Tertimbang Menurut Resiko,
- Perhitungan rasio keuangan dan modal.
4. Lapuran lalu lintas devisa LLD adalah kegiatan yang menimbulkan perpindahan aset dan kewajiban finansial antara penduduk(residen) dan bukan penduduk(non residen) termasuk perpindahan aset dan kewajiban finansial luar negri.
5. Laporan kantor pusat bank umum.
*Fungsi lembaga keuangan bukan bank:
1. Memberikan pinjaman atau kredit kepada masyarakat yang berpendapatan rendah, agar mereka tidak terjerat rentenir atau pelepasan uang.
2.Membiayai pembangunan industri dan memperlancar pembangunan ekonomi lewat pembangunan pasar uang dan pasar modal.
3.
*Laporan Neraca Keuangan salah satu Bank Sentral:*Laporan Rugi Laba salah satu perusahaan Asuransi:
Terima Kasih.
Sumber:
www.google.com/akuntansi/bank negara
www.google.com/bank sentral indonesia
dan lain lain.. :)



